2026-09-12
0x dilihat
Tim Mabes TNI Tinjau Eks Karhutla Dayun, Kondisi Lapangan Aman dan Terkendali
SIAK — Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat oleh Mabes TNI di wilayah Kabupaten Siak. Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Laksamana Pertama TNI Priyambodo, S.H., melakukan pemantauan di sejumlah lokasi bekas Karhutla kawasan BSP KM 83, Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pengecekan kondisi lapangan di area yang sebelumnya terdampak kebakaran. Tim bersama personel Koramil 01/Siak dan Manggala Agni melaksanakan patroli sekaligus monitoring untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran kembali.
Dalam pelaksanaan patroli, tim juga berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki lahan maupun warga yang sedang melaksanakan aktivitas panen. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan edukasi mengenai bahaya Karhutla serta pentingnya mencegah pembukaan atau pengelolaan lahan dengan cara membakar.
Selain melakukan pemantauan bersama masyarakat, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI juga mengecek dua titik lokasi bekas kebakaran di kawasan BSP. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi lahan sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan Karhutla di wilayah tersebut.
Kegiatan turut diikuti Wadanramil 01/Siak Kapten Inf Miraj Budi Sujana, Babinsa Kampung Dayun Pelda Zamzami, personel Koramil 01/Siak, serta personel Manggala Agni yang dipimpin Saiman bersama tiga anggota.
Untuk memperluas edukasi kepada masyarakat, Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan kegiatan pada Minggu (13/9/2026). Sosialisasi akan menyasar kelompok tani di Kampung Dayun dan dilanjutkan dengan penyuluhan kepada jemaat di Gereja HKBP Pantekosta, Kelurahan Kampung Dalam.
Melalui kegiatan tersebut, Mabes TNI terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan Karhutla. Kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta kepedulian dalam melaporkan keberadaan titik api menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.